Wajib Pajak Badan Waspada! Ini 5 Update Utama SPT 2025 di Coretax

19
Nov

1. Pengisian SPT Badan 2025 Kini 100% Online
Salah satu perubahan terbesar di era Coretax 2025 adalah metode pengisian SPT yang kini dilakukan sepenuhnya secara online.
 

Pada tahun-tahun sebelumnya, pelaporan SPT Badan menggunakan e-Form PDF yang diisi secara offline. Namun, mulai tahun pajak 2025, DJP mengalihkan seluruh proses pengisian melalui sistem daring.
Apa artinya bagi Wajib Pajak?
 

  • Tidak ada lagi pengisian offline via PDF.
  • Proses pelaporan membutuhkan koneksi internet yang stabil.
  • Wajib Pajak harus membiasakan diri menggunakan tampilan dan alur baru pada platform Coretax.

Dengan sistem online ini, DJP berupaya menghadirkan pengisian SPT yang lebih praktis, terintegrasi, dan minim risiko kesalahan input.
 

2. Formulir Baru: Hanya Ada Induk & Lampiran
Jika sebelumnya format SPT Badan terdiri dari Form 1771 Induk, Lampiran 1–6, serta Lampiran Khusus 1A–8A, maka pada tahun 2025 strukturnya sepenuhnya berubah.
Format SPT Badan 2025:

  • 1 Form Induk
  • 14 Lampiran


Perubahan struktur ini bertujuan menyederhanakan pengisian SPT, namun isi dan informasi yang diminta tetap detail. Oleh karena itu, Wajib Pajak perlu memahami lampiran-lampiran baru agar tidak salah mengisi atau melewatkan komponen penting.


3. Input Kredit Pajak Kini Otomatis (Pre-Populated)
 

Fitur lain yang menjadi pembeda utama adalah sistem pre-populated. Data kredit pajak kini otomatis terisi berdasarkan data pada Bukti Pemotongan/Pemungutan Unifikasi (BPPU).
Keuntungan pre-populated:
 

  • Mengurangi risiko input manual yang salah.
  • Mempercepat proses pelaporan.
  • Menyamakan data antara pihak pemotong dan Wajib Pajak.
     

Jika ada data yang belum masuk ke sistem, Wajib Pajak tetap dapat menambahkannya secara manual, sehingga fleksibilitas tetap terjaga.


4. Integrasi Lampiran Biaya Entertain & Natura
Selama ini, lampiran seperti biaya entertain dan natura/klausula fasilitas menjadi bagian yang cukup merepotkan karena harus dibuat dalam format tertentu lalu diunggah secara manual.
Di Coretax 2025, lampiran tersebut sudah terintegrasi langsung dalam sistem SPT.
Artinya:

  • Tidak perlu lagi menyusun lampiran terpisah.
  • Impor file cukup dengan format XML yang sudah ditentukan.
  • Proses rekonsiliasi jadi lebih efisien dan rapi.
     

Hal ini tentu mempermudah perusahaan dalam mempersiapkan dokumentasi biaya yang selama ini sering menimbulkan perbedaan persepsi dalam pemeriksaan.
 

5. Pentingnya Memahami Perubahan: Hindari Risiko SP2DK & Pemeriksaan Pajak
Dengan sistem baru ini, kesalahan pengisian SPT dapat memberikan dampak yang lebih besar, terutama terkait konsistensi data.
Kesalahan input, ketidaksesuaian data, atau kekurangan dokumen pendukung berpotensi menimbulkan:
 

  • SP2DK (Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan)
  • Pemeriksaan Pajak
  • Potensi sanksi administrasi dan denda
     

Oleh karena itu, memahami alur pengisian SPT di era Coretax menjadi hal yang penting bagi perusahaan yang ingin melaporkan pajak dengan benar dan aman.
Siapkan Strategi Perpajakan Anda Sekarang!
 

Perubahan total pada cara lapor SPT Tahunan Badan di era Coretax ini menuntut wajib pajak untuk beradaptasi dengan cepat. Memahami alur kerja baru, struktur formulir yang disederhanakan, dan memanfaatkan fitur pre-populated adalah kunci kepatuhan pajak yang efektif.
 

Dapatkan Panduan Lengkap SPT Badan Coretax 2025
Anda tidak perlu bingung mencari informasi. Inatax menyediakan Webinar Eksklusif yang membahas tuntas:
 

  1. Ketentuan SPT PPh Badan Terkini
  2. Cara praktis mengisi dan melaporkan SPT Badan Coretax 2025.
  3. Mitigasi Resiko
  4. Strategi Jitu Menghadapi SP2DK dan Pemeriksaan Pajak di era Coretax.
  5. BONUS! Demo penggunaan AI Perpajakan - Inapintar
     

Untuk pendaftaran sampai 30 November masih mendapatkan harga early bird. Segera daftar dan jangan sampai ketinggalan!
 

Latest News

Need help? Visit the Contact Us